20 Titik Huntap Gayo Lues Dibahas, Sejumlah Lokasi Terkendala Tata Ruang

Tampak Plt Sekda Gayo Lues, Irwansyah saat memimpin rapat penentuan lokasi huntap bagi korban bencana hidrometeorologi Aceh. Jumat 5 Juni 2026 [Dok. Prokopim Gayo Lues/rahasiaumum.com]

Gayo Lues. RU – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mempercepat penentuan lokasi hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi dengan membahas kesiapan lahan dan titik pembangunan yang direncanakan pada 20 lokasi.

Pembahasan dilakukan dalam rapat di ruang Wakil Bupati Gayo Lues yang dihadiri Plt Sekda, perangkat daerah terkait, serta unsur kabag, Jumat (05/06/2026).

Plt Sekda Gayo Lues, Irwansyah, mengatakan penetapan lokasi menjadi prioritas sesuai instruksi bupati mengingat proses tender ditargetkan berjalan pada Juli 2026.

“Dalam waktu dekat tanah untuk huntap sudah kita tetapkan lokasinya, dan masing-masing titik lokasi siapa penanggungjawabnya,” ujar Irwansyah.

Asisten II Setdakab Gayo Lues, H. Mansuruddin, menekankan perlunya pemilihan lokasi yang tidak hanya dekat dengan masyarakat, tetapi juga mudah diakses untuk proses pembangunan.

“Saya khawatir bila lokasinya nanti sudah cocok dimasyarakat namun justru sulit dibawa material pembangunan ke lokasi tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kalak BPBD Gayo Lues, Muhaimin, menjelaskan penetapan lokasi harus disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebelum masuk tahap penetapan final.

“Kita harus melakukan penyetaraan lahan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), kemudian pengeluaran surat penetapan tata ruang untuk pembangun hunian tetap, baru penetapan lokasi,” ujarnya.

Ia menyebut sebagian titik, termasuk di Desa Remukut dan Tetingi, masih terkendala status lahan yang dalam RTRW tercatat sebagai kawasan sawah.

Untuk itu, Sekda meminta BPBD bersama Bagian Pemerintahan dan Bagian Hukum berkoordinasi dengan Dinas PUPR guna mencari solusi sebelum pembahasan lanjutan pekan depan.(*)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...