Banda Aceh. RU – Menjelang perhelatan Piala Dunia FIFA 2026, Polresta Banda Aceh mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama berlangsungnya ajang sepak bola internasional tersebut.
Imbauan disampaikan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Eddy Musfikar, yang meminta warga menyikapi euforia pertandingan secara bijak serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Sejumlah tindakan yang diminta dihindari antara lain konvoi kendaraan berlebihan, penggunaan knalpot bising, balap liar, aksi vandalisme, serta perilaku yang dapat memicu keributan saat kegiatan nonton bareng (nobar).
Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi penipuan yang kerap muncul pada momentum besar seperti Piala Dunia, termasuk penjualan tiket nobar palsu, undian berhadiah fiktif, hingga praktik perjudian daring yang meningkat saat pertandingan berlangsung.
“Momentum Piala Dunia harus menjadi ajang hiburan dan kebersamaan masyarakat, bukan malah menimbulkan gangguan keamanan maupun pelanggaran hukum,” pesan Iptu Eddy, Senin (01/06/2026).
Ia menegaskan bahwa menjaga situasi kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Polresta Banda Aceh juga mengimbau pemilik kafe, warung kopi, serta penyelenggara nobar untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, membatasi kapasitas pengunjung, dan mematuhi aturan yang berlaku.
Dengan sinergi aparat keamanan dan masyarakat, situasi kamtibmas di Banda Aceh diharapkan tetap terjaga selama rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 berlangsung.(R015)














