Lhoksukon.RU – Abrasi pantai akibat pasang air laut menghantam pesisir Aceh Utara khususnya Kecamatan Seunuddon, Kecamatan Samudera, dan Kecamatan Muara Batu, dalam dua hari terakhir.
Bencana alam ini menimbulkan kerusakan pada sejumlah rumah penduduk dan jalan lintas penghubung utama antarkecamatan daerah setempat.
Di Gampong Lhok Puuk, pasang purnama juga merendam hunian sementara (Huntara) korban banjir. Padahal jarak Huntara dengan bibir pantai sekitar 150 meter.
Warga mengatakan, di Dusun Barat dan Dusun Teungoh, akses jalan lintas kecamatan dan sejumlah permukiman kini sudah terendam banjir rob.
“Saat ini, banyak warga masih bertahan di rumah meskipun air laut merendam rumah kami,” kata seorang warga Lhok Puuk, Sabtu (16/05/2026).
Sementara di Gampong Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu 227 unit rumah penduduk hilang tergerus abrasi dan terendam banjir rob.
Sedangkan 20 rumah lainnya juga terancam jika lambannya penanganan dari pemerintah untuk memasang batu pemecah ombak.
Sedangkan di Kecamatan Samudera, puluhan hektare lahan sawah di Gampong Sawang dan Blang Nibong, kini rusak akibat tergerus abrasi.
Sekitar 100 hektare sawah yang berjarak 500 meter dari pantai, habis tergerus air pasang, dan petani mengalami kerugian akibat tanaman tidak bisa dipanen.(TH05)














