Sempat Lumpuh akibat Banjir, Ruas Kutacane-Medan Kini Bisa Dilalui

Jalan nasional Kutacane-Medan di kecamatan Lawe Sigala-gala yang awalnya tertumpuk material banjir kini dapat dilalui kembali. Senin 11 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Ruas Jalan Nasional Kutacane-Medan di Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, kembali dapat dilalui kendaraan setelah sempat lumpuh akibat banjir bandang yang terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 malam.

Material berupa kayu gelondongan, batu, dan lumpur sebelumnya menutupi badan jalan di Desa Lawe Tua Persatuan dan Desa Lawe Tua Makmur sehingga arus lalu lintas terhenti total.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara bersama tim gabungan dari TRC, TNI, Polri, dan aparat kecamatan melakukan penanganan darurat dengan menurunkan alat berat untuk membersihkan material yang menutup akses nasional tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, mengatakan proses pembersihan dilakukan menggunakan excavator, wheel loader, dan dump truck agar jalur transportasi segera kembali berfungsi.

“Saat ini akses Jalan Kutacane-Medan sudah dapat dilalui kendaraan dan kondisi air juga mulai surut,” kata Mohd Asbi dalam laporan BPBD Aceh Tenggara, Senin (11/05/2026).

Banjir bandang dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara sejak sore hari.

Peningkatan debit sungai membawa material kayu dan bebatuan hingga meluap ke permukiman warga serta badan jalan.

BPBD mencatat sebanyak 47 kepala keluarga atau 158 jiwa terdampak akibat bencana tersebut.

Selain merendam rumah warga, banjir juga mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Meski lalu lintas telah kembali normal, petugas masih melakukan pembersihan sisa lumpur dan pendataan kerusakan di lokasi terdampak.(AFW016)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...