170 JCH Nagan Raya Dilepas, TRK Tekankan Kesiapan Ibadah

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan saat melakukan peusijuek (tepung tawar) kepada JCH Kloter 9 dan 14 di Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok), Suka Makmue. Senin 11 Mei 2026. [Foto Dok : Prokopim Nagan Raya/rahasiaumum.com]

Nagan Raya. RU – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melepas keberangkatan 170 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 9 dan 14 melalui prosesi peusijuek di Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok), Suka Makmue, Senin (11/05/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati TR Keumangan turut menyerahkan uang saku dan seragam sebagai bentuk dukungan bagi jamaah.

TRK menekankan bahwa ibadah haji memerlukan kesiapan fisik dan mental yang optimal.

“Haji merupakan ibadah yang menuntut kesiapan fisik dan mental. Karena itu, diperlukan persiapan yang matang, bekal yang cukup, serta pengetahuan yang memadai,” ujarnya.

Ia juga mendoakan seluruh jamaah agar diberi kelancaran hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra Zulfika menyampaikan total 170 JCH terdiri dari 66 laki-laki dan 104 perempuan.

Kloter 9 sebanyak 166 jamaah dijadwalkan berangkat ke Banda Aceh pada 13 Mei 2026 sebelum terbang ke Makkah pada 14 Mei 2026.

Adapun Kloter 14 berjumlah empat orang akan diberangkatkan 18 Mei 2026 dan terbang 20 Mei 2026.

Pada rangkaian acara tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat hibah tanah dari Pemkab Nagan Raya kepada Kementerian Haji dan Umrah.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati, Forkopimda, jajaran SKPK, Kepala KUA, serta keluarga jamaah.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...