Polisi Bener Meriah Tangkap Petani Bawa 50,5 Gram Sabu

Tersangka dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Reronga, Kecamatan Gajah Putih, yang ditangkap Polres Bener Meriah. Senin 4 Mei 2026. [Foto Dok : Polres Bener Meriah/rahasiaumum.com]

Bener Meriah. RU – Satresnarkoba Polres Bener Meriah menangkap seorang pria yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di Desa Reronga, Kecamatan Gajah Putih, Sabtu, 2 Mei 2026.

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat terkait kendaraan yang dicurigai melintas di jalur Takengon–Bireuen.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto melalui Kasat Resnarkoba Iptu Haryanto menyebut petugas langsung melakukan patroli setelah menerima laporan tersebut.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya kendaraan yang dicurigai membawa narkotika di jalur lintas Takengon–Bireuen. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba langsung melakukan patroli dan berhasil menghentikan kendaraan yang dimaksud,” ujar Haryanto, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Senin (04/05/2026).

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu seberat 50,5 gram bruto, satu ponsel Vivo warna merah, serta mobil Toyota Innova BL 1866 NU.

Pelaku berinisial SAB (52), seorang petani asal Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Dari pemeriksaan awal, ia mengakui barang tersebut miliknya.

Tersangka kini ditahan di Mapolres Bener Meriah bersama barang bukti untuk proses penyidikan. Polisi juga telah memeriksa saksi dan melengkapi administrasi perkara.

Haryanto menambahkan, kasus ini akan dikembangkan lebih lanjut.

“Ke depan, kami akan terus melakukan pengembangan kasus ini, termasuk pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti di Labfor Polri Cabang Medan serta pemberkasan untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum,” tambahnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan peredaran narkotika demi menjaga lingkungan bebas penyalahgunaan narkoba.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...