Penimbunan LPG Subsidi di Nagan Raya Terungkap, Satu Orang Ditahan

Tersangka penyalahgunaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi pemerintah di Desa Serba Guna, Kecamatan Darul Makmur yang diamankan Polres Nagan Raya. Jumat 10 April 2026. [Foto Dok : Polres Nagan Raya/rahasiaumum.com]

Nagan Raya. RU – Satuan Reserse Kriminal Polres Nagan Raya menahan seorang pria yang diduga menyalahgunakan gas LPG 3 kilogram bersubsidi pemerintah di Desa Serba Guna, Kecamatan Darul Makmur.

Penindakan dilakukan setelah penyidik melengkapi administrasi penyidikan berdasarkan laporan polisi serta surat perintah yang sah.

Pelaku berinisial S.B. (37), seorang wiraswasta setempat.

Dari lokasi, petugas menyita 13 tabung LPG subsidi dalam kondisi berisi, 21 tabung kosong, satu unit mobil Daihatsu Xenia, STNK kendaraan, serta satu buku catatan yang diduga terkait aktivitas tersebut.

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Muhammad Rizal menyebut pihaknya bergerak setelah menerima informasi masyarakat terkait dugaan penyimpangan distribusi.

“Gas LPG 3 Kg merupakan subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Penyalahgunaan distribusi akan kami proses sesuai hukum yang berlaku, dan kami juga mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan praktik serupa,” ujarnya, Jumat (10/04/2026).

Dalam penanganan awal, petugas mendatangi rumah terduga pelaku pada Rabu, 8 April 2026 sore.

Saat pemeriksaan berlangsung, pelaku kooperatif dan menunjukkan tabung gas yang disimpan di rumah serta kendaraan pribadinya.

Ia kemudian diamankan bersama barang bukti ke Mapolres Nagan Raya.

Pelaku dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain.

Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalahgunakan LPG subsidi yang diperuntukkan bagi warga berhak.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...