Bupati Pidie Jaya Lantik 21 Pejabat, Langsung Hadapi Tantangan Banjir

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyerahkan SK usai acara pelantikan 21 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. Rabu 8 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Pidie Jaya. RU – Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi melantik dan mengambil sumpah jabatan 21 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan pemerintah kabupaten setempat, Rabu (08/04/2026) malam di Aula Cot Trieng, Kantor Bupati.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 800.1.3/14/JPT/2026 sebagai bagian dari penyegaran birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan.

Rotasi juga mencakup sejumlah perangkat daerah strategis lainnya, termasuk Dinas Kesehatan, Perhubungan, Kominfo, Pertanahan, BPBD, Dispora, hingga Kesbangpol.

Bupati menegaskan pelantikan ini merupakan upaya memperkuat kinerja pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik mampu bekerja cepat, membangun koordinasi lintas sektor, menjaga integritas, dan menghadirkan pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Pada saat bersamaan, luapan Sungai Meureudu merendam sejumlah gampong di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, sehingga masyarakat kembali menghadapi banjir.

Kondisi tersebut menjadi tantangan awal bagi pejabat yang baru dilantik, terutama dalam percepatan penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur.

“Inilah tantangan yang harus dijawab bersama. Saya ingin seluruh pejabat yang baru dilantik hadir di tengah masyarakat, bergerak cepat, dan mampu melahirkan solusi konkret, terutama dalam penanganan banjir dan percepatan pemulihan wilayah terdampak,” ujar Sibral.

Pemerintah daerah menilai situasi ini menjadi momentum pembuktian bagi jajaran baru untuk menunjukkan kinerja, kecepatan, serta keberpihakan kepada masyarakat.

Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Said Abdullah sebagai Kepala Dinas Syariat Islam, Saiful sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Bambang Bakri sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Ach Muzakkir sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Helmi sebagai Asisten Administrasi Umum, Manfarizal sebagai Kepala Bappeda, T. Muhali sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Rusli sebagai Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...