Sering Meluap, Krueng Sawang Butuh Normalisasi

Erosi Kr Sawang
Badan jalan terkikis akibat banjir di wilayah Kecamatan Sawang, Aceh Utara. (Foto: Dok BPBD Aceh Utara)

Lhoksukon. RU – Pascabanjir besar yang terjadi 26 November 2025 lalu, kini Krueng Sawang dipenuhi endapan lumpur dan sisa banjir yang belum dikeruk, sehingga membuat sungai tidak mampu lagi menampung tingginya debit air.

Dampaknya, saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, sungai di Aceh Utara semakin sering meluap.

Terbaru, dua desa di Kecamatan Sawang, yakni Desa Babah Krueng dan Paya Rabo kembali terendam banjir sejak Senin, 6 April 2026.

Kondisi ini sangat dikeluhkan warga di dua desa yang berada di daerah aliran sungai tersebut.

Camat Sawang, Mazinuddin mengatakan, masyarakat berharap pemerintah melakukan normalisasi Krueng Sawang untuk mencegah banjir luapan yang terus berulang.

“Kita berharap pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan penanganan terhadap Krueng Sawang, baik itu pembuatan tebing atau normalisasi sungai. Jika tidak, persoalan banjir ini tidak akan pernah tuntas,” ujarnya, dikutip Rabu (08/04/2026).(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...