Mulai Mei 2026, JKA Fokus pada Kelompok Rentan

Wakil Gubernur Aceh
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. [Foto Dok : Humas Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Aceh menegaskan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tetap berjalan dengan penyesuaian mulai 1 Mei 2026 untuk memprioritaskan masyarakat miskin dan rentan berdasarkan DTSEN.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyatakan kebijakan ini bukan penghentian program.

“Perlu kami tegaskan, JKA tidak dihapuskan. Pemerintah hanya melakukan penyesuaian agar bantuan lebih tepat sasaran. Masyarakat pada desil 8 hingga desil 10, yang tergolong sejahtera, diarahkan untuk menjadi peserta mandiri BPJS Kesehatan,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (03/04/2026).

Penyesuaian dilakukan menyusul penurunan Dana Otonomi Khusus yang memengaruhi kapasitas fiskal daerah.

Dari 953.395 jiwa pada desil 8–10, sebanyak 823.914 jiwa tidak lagi menerima bantuan iuran.

Namun, pemerintah tetap menjamin kelompok dengan kondisi khusus.

“Pada prinsipnya, tidak ada masyarakat yang ditinggalkan. Kelompok rentan tetap menjadi prioritas,” kata Fadhlullah.

Masyarakat juga diberi ruang untuk memperbarui data jika klasifikasi tidak sesuai.

Kebijakan ini diharapkan menjaga keadilan dan keberlanjutan program.(R015)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...