Polres Aceh dan Pemkab Abdya Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026

Polres Abdya Tanam Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026. Sabtu 7 Maret 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Polres Aceh Barat Daya menggelar penanaman jagung serentak Kuartal I tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan berlangsung di lahan pertanian milik warga di Gampong Iku Lhung, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya, Sabtu, 7 Maret 2026.

Aksi tersebut merupakan bagian dari program Gugus Tugas Polri yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, serta jajaran Polres Aceh Barat Daya.

Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Agus Sulistianto hadir langsung didampingi Wakapolres Kompol Misyanto bersama para pejabat utama Polres.

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Abdya Hendri Yadi, penyuluh pertanian, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting dengan Kapolri yang memimpin penanaman jagung serentak di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.

Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dialog serta laporan sejumlah kapolda mengenai kesiapan pelaksanaan program Polri dalam mendukung swasembada pangan 2026.

Selanjutnya, para pejabat yang hadir melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan yang telah disiapkan.

Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Agus Sulistianto menyatakan kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen kepolisian dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong pemanfaatan lahan tidur agar menjadi lahan produktif yang mampu meningkatkan hasil pertanian serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar AKBP Agus Sulistianto, kepada rahasiaumum.com, Minggu (08/03/2026).

Benih yang digunakan merupakan jagung hibrida merek Pioneer yang disediakan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat Daya.

Penanaman dilakukan di lahan milik masyarakat binaan Polres setempat.

Program tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Barat Daya.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...