Mengeluh Sakit Dada, Nelayan Aceh Utara Meninggal di Kapal

Proses evakuasi seorang ABK nelayan asal Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara yang meninggal dunia saat melaut di perairan Selat Malaka. Jumat 6 Maret 2026. [Foto Dok : Polres Lhokseumawe/rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Seorang anak buah kapal (ABK) nelayan dilaporkan meninggal dunia saat melaut di perairan Selat Malaka dan dievakuasi setelah kapal bersandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pusong, Kota Lhokseumawe, Jumat, 6 Maret 2026.

Korban bernama Rakjab (50), nelayan asal Gampong Bie, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

Peristiwa tersebut dilaporkan pengurus KM Lagender 59 GT, M. Rizal (53), kepada Sat Polairud Polres Lhokseumawe sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan melalui Kasat Polairud AKP Edwin mengatakan korban mulai mengeluh sakit dada disertai muntah-muntah pada Kamis, 5 Maret 2026, sekitar pukul 19.00 WIB setelah kapal selesai menarik pukat sekitar 100 mil dari daratan.

“Pada saat itu korban mengeluhkan sakit di bagian dada yang disertai muntah-muntah, kemudian beristirahat di dek kapal,” ujar Edwin, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Sabtu (07/03/2026).

Kondisi korban kemudian memburuk hingga akhirnya tidak sadarkan diri sekitar pukul 23.00 WIB.

“Sekitar satu jam perjalanan atau sekitar pukul 23.00 WIB, korban diketahui sudah tidak sadarkan diri. Setelah diperiksa oleh rekan-rekannya, korban dipastikan telah meninggal dunia,” katanya.

Kapal tiba di PPI Pusong pada Jumat sekitar pukul 13.30 WIB.

Personel Sat Polairud kemudian membantu proses evakuasi jenazah menuju ambulans untuk dibawa ke rumah duka di Aceh Utara.

Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, korban diduga meninggal akibat sakit yang dialami di atas kapal.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan visum.(*)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...