Zakat Fitrah Abdya Ditetapkan 2,8 Kg Beras per Jiwa

Kepala Kankemenag Abdya Dr Marwan Z (tengah) memimpin Rapat Penentuan Kadar Zakat Fitrah 1447 H/2026 M, bertempat di Aula Kankemenag Abdya. Rabu 4 Maret 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Kantor Kementerian Agama Aceh Barat Daya menggelar rapat penetapan kadar zakat fitrah 1447 H/2026 M di aula setempat, Rabu (04/03/2026).

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan mengenai takaran zakat untuk seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Rapat melibatkan Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Barat Daya, Dinas Syariat Islam, Baitul Mal, Mahkamah Syar’iyah Blangpidie, Dinas Koperasi UKM dan Perindag, serta organisasi kemasyarakatan Islam seperti PC NU, PC Perti, dan PD Muhammadiyah Abdya.

Kepala Kankemenag Abdya, Marwan Z, menyampaikan penetapan mengacu pada Fatwa MPU Aceh Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kadar Zakat Fitrah dan Ketentuannya.

“Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dibayarkan oleh setiap pribadi Muslim atau orang tua/wali pada bulan Ramadan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri,” kata Marwan.

Ia menjelaskan kewajiban tersebut ditunaikan dalam bentuk makanan pokok berupa beras sebanyak 1 sha’ atau sekitar 2,8 kilogram per jiwa.

“Berdasarkan mazhab Hanafi, sebutnya, zakat fitrah dapat ditunaikan dalam bentuk nilai/harga dari kurma kering, gandum sya’ir, anggur kering, atau gandum bur, yang setara dengan 3,8 kg per jiwa,” lanjutnya.

Marwan mengingatkan para amil agar menyalurkan zakat sesuai ketentuan syariat.

“Diharapkan kepada para amil zakat agar menyalurkan zakat fitrah sesuai dengan ketentuan syariat Islam,” ucapnya.

Ia menegaskan keputusan tersebut menjadi pedoman masyarakat dalam menunaikan kewajiban secara tertib, sesuai kadar, dan tepat waktu.

“Keputusan ini diharapkan menjadi pedoman yang jelas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan syariat,” ujarnya.

Menurutnya, pembayaran yang dilakukan dengan benar akan membawa keberkahan serta manfaat bagi umat, terutama kalangan kurang mampu menjelang Idul Fitri.

Ia juga berharap amil di setiap gampong aktif memastikan distribusi berjalan lancar.

”Kami berharap amil zakat di setiap gampong menyalurkan zakat fitrah secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai syariat,” pungkas Marwan.(T018)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...