Samsat Abdya: Keringanan Denda Dongkrak Kepatuhan Wajib Pajak

Kepala UPTD Samsat Abdya, Muzakir. Senin 2 Maret 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Blangpidie. RU – Sebanyak 5.900 kendaraan bermotor di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memanfaatkan program pemutihan pajak sejak diberlakukan pada November 2025 hingga awal Maret 2026.

Kebijakan tersebut memberikan penghapusan denda bagi penunggak sehingga wajib pajak cukup membayar pokok kewajiban.

Tingginya partisipasi mencerminkan respons positif masyarakat terhadap insentif yang digulirkan pemerintah.

Kepala UPTD Samsat Abdya, Muzakir, menyebut angka tersebut masih berpotensi meningkat seiring perpanjangan masa berlaku program.

“Sejak November 2025 sampai sekarang sudah 5.900 masyarakat yang manfaatkan pemutihan pajak. Dan ini akan terus bertambah dengan perpanjangan masa pemutihan,” ujarnya, Senin (02/03/2026).

Menurut dia, kebijakan itu menjadi solusi bagi warga yang mengalami kendala melunasi kewajiban akibat berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi.

“Program ini bukan sekadar insentif fiskal saja, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam ringankan beban ekonomi masyarakat,” kata Muzakir, seperti diberitakan rahasiaumum.com.

Ia menambahkan, pemberian keringanan pada waktu yang tepat mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan.

“Ketika pemerintah hadir dan berikan keringanan di saat yang tepat, kesadaran dan kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya,” ungkapnya.

UPTD Samsat Abdya terus mengintensifkan sosialisasi terkait perpanjangan kebijakan tersebut agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.(T018)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...