Dua Tersangka Narkoba Ditangkap Satresnarkoba Bener Meriah

Dua tersangka pengedar dan pemasok narkotika jenis sabu yang ditangkap Polres Bener Meriah. Mnggu 1 Maret 2026. [Foto Dok : Polres Bener Meriah/rahasiaumum.com]

Bener Meriah. RU – Satuan Reserse Narkoba Polres Bener Meriah mengungkap jaringan sabu lintas kabupaten dalam waktu kurang dari 24 jam dengan menangkap dua tersangka, masing-masing pengedar dan pemasok, Kamis–Jumat, 26–27 Februarai 2026.

Kasat Resnarkoba Iptu Heri Haryanto menjelaskan, pengungkapan bermula saat MZ (26), pelajar/mahasiswa asal Desa Seni Antara, diamankan bersama 18 paket sabu seberat ±5 gram, alat hisap, dan uang Rp500.000.

“Dari hasil pemeriksaan, diperoleh informasi bahwa barang tersebut berasal dari HM di wilayah Nisam Antara, Aceh Utara. Tim langsung bergerak melakukan pengejaran,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Minggu (01/03/2026).

Pada Jumat malam, HM (36) ditangkap di rumahnya di Desa Seumirah, Kecamatan Nisam Antara. Petugas menyita ±4 gram sabu, timbangan elektrik, bong, mancis, dua ponsel, dan uang tunai Rp1.300.000.

Kedua tersangka beserta barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Bener Meriah untuk penyidikan lebih lanjut (LP.A/9/II/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES BENER MERIAH/POLDA ACEH, 28 Februari 2026).

Kapolres Bener Meriah Aris Cai Dwi Susanto menegaskan, pengungkapan ini menunjukkan komitmen kepolisian memutus rantai peredaran narkotika hingga sumbernya.

“Kami pastikan tidak berhenti pada pengguna atau pengedar kecil. Setiap kasus akan kami telusuri sampai ke pemasoknya. Ini bentuk keseriusan kami dalam menekan dan memberantas peredaran narkotika,” katanya.

Satresnarkoba akan melanjutkan pemeriksaan, mengembangkan jaringan, mengirim barang bukti ke Laboratorium Forensik Polri Medan, dan melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.(*)

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...

Saat Dana Stimulan Dipertaruhkan

Kualasimpang. RU – Ketika verifikasi lapangan, tekanan sosial, dan koordinasi birokrasi menentukan nasib bantuan warga...

Ketika Regulasi Negara Diuji di Rumah Korban Bencana

“KEPMENDAGRI ini bukan sekadar pedoman teknis. Ini kontrak moral negara dengan rakyat. Kalau salah dijalankan,...