Pertumbuhan Awan Hujan Meningkat, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Ilustrasi Hujan
ILUSTRASI - BMKG memprediksi akan terjadi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Aceh. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini siaga bencana hidrometeorologi untuk wilayah Aceh pada periode 11 hingga 20 Februari 2026.

Peringatan tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor e.B/ME.02.04/008/KBTJ/II/2026. 

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan adanya gangguan atmosfer berupa pola siklonik yang memicu terbentuknya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Aceh.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Berdasarkan pemetaan wilayah terdampak yang dikeluarkan 11 Februari 2026 itu, Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Bireuen, Nagan Raya, Pidie, Simeulue dan Subulussalam menjadi daerah yang diprediksi mengalami potensi bencana dalam dua periode sekaligus, yakni mulai 11–15 Februari dan 16–20 Februari 2026.

Dengan demikian, wilayah-wilayah tersebut berada dalam status waspada berkelanjutan selama 10 hari.

BMKG mengingatkan, kondisi geografis Bener Meriah yang berada di dataran tinggi dengan banyak lereng dan perbukitan meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor, terutama di kawasan tebing dan jalur lintas nasional.

Selain itu, potensi angin kencang serta banjir luapan maupun banjir kiriman juga perlu diantisipasi.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Nasrol Adil, meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalisir dampak yang mungkin timbul.

“Kami mengharapkan perhatian dan kesiapsiagaan bersama untuk meminimalisir dampak dari potensi bencana hidrometeorologi ini,” ujarnya dikutip Jumat, (13/02/2026).

BMKG juga mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di area terbuka maupun lereng perbukitan saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.(TH05)

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...