Pemkab Aceh Utara Terima Bantuan Meugang untuk Korban Bencana

Daging Meugang
Ilustrasi - Pedagang menjual daging sapi untuk persiapan meugang menjelang masuknya bulan suci Ramadhan. (Foto: Kumparan.com)

Lhoksukon. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menerima bantuan penyediaan hewan/daging meugang dari Presiden RI Prabowo Subianto sebesar Rp19,5 miliar, yang akan didistribusikan kepada korban terdampak bencana banjir di daerah itu.

“Pemkab Aceh Utara menerima transfer anggaran meugang sebesar Rp19,55 miliar dari Sekretariat Presiden. Anggaran tersebut ditransfer ke rekening kas umum daerah untuk disalurkan ke korban dampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara,” kata Juru bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, dikutip Kamis (12/02/2026).

Muntasir Ramli menyebutkan pemerintah daerah saat ini sedang dipersiapkan administrasi penyaluran sambil menunggu petunjuk teknis penggunaan dana tersebut.

“Saat ini kami sedang menunggu informasi lanjutan berupa surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri terkait pelaksanaan teknis anggaran tersebut,” ujarnya.

Dengan bantuan ini, masyarakat terdampak bencana diharapkan bisa fokus mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan serta tidak perlu memikirkan lagi soal daging meugang karena sudah disediakan pemerintah,” tambahnya.(TH05)

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...

Saat Dana Stimulan Dipertaruhkan

Kualasimpang. RU – Ketika verifikasi lapangan, tekanan sosial, dan koordinasi birokrasi menentukan nasib bantuan warga...