Pemulihan Air Bersih Tersendat, Pelantikan Direktur PDAM Didesak

Murtala mendesak Bupati Aceh Tamiang segera melantik Direktur Perumda Air Bersih Tirta Tamiang. Senin 2 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Tokoh pemuda Aceh Tamiang, Murtala, mendesak Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi segera melantik Direktur definitif Perumda Air Minum Tirta Tamiang periode 2025–2030 hasil seleksi yang telah rampung.

Desakan itu disampaikan Murtala di Karang Baru, Senin (02/02/2026), dengan menyoroti belum optimalnya pelayanan air bersih pascabanjir bandang yang terjadi lebih dari dua bulan lalu.

“Pasca banjir bandang sudah berjalan 66 hari, hingga hari ini masyarakat Aceh Tamiang masih disuguhi air yang tidak layak konsumsi hasil dari sumur bor bantuan relawan,” ujarnya, kepada rahasiaumum.com.

Menurut Murtala, Perumda Air Minum Tirta Tamiang dinilai belum mampu melakukan pemulihan jaringan dan instalasi air bersih yang rusak akibat banjir lumpur.

Ia menilai kinerja pimpinan sementara belum menunjukkan kemajuan signifikan.

“Hari ini yang ditunjuk sebagai Plt Direktur PDAM Tirta Tamiang berlatar belakang pendidikan, bukan dari kalangan yang memahami teknis,” katanya.

Ia juga menyebut sebagian besar air sumur bor bantuan relawan berbau lumpur dan tidak layak dikonsumsi.

“Gebrakan dan kinerja Plt Direktur PDAM terhadap pelayanan atau suplai air bersih ke pelanggan terkesan berjalan di tempat,” ucap Murtala, seraya menambahkan hanya sebagian kecil warga yang telah menikmati air bersih dengan pasokan yang masih sering tersendat.

Murtala mengapresiasi upaya Bupati Aceh Tamiang dalam percepatan pemulihan pascabencana, namun mengingatkan bahwa target tersebut terancam tidak tercapai jika kinerja jajaran tidak maksimal.

“Apa yang dicanangkan Bupati bisa gagal apabila sebagian pembantunya tidak bekerja secara ekstra, contohnya Direktur PDAM Tirta Tamiang,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan air bersih menjadi kendala utama warga untuk membersihkan lumpur di dalam rumah.

“Tidak mungkin warga melansir air dengan jeriken hingga ratusan meter,” katanya.

Karena itu, Murtala meminta pelantikan Direktur definitif segera dilakukan.

“Saya minta kepada Bupati untuk menggantikan Direktur secepat mungkin agar PDAM ditangani oleh pimpinan yang telah teruji berdasarkan hasil seleksi,” ujarnya.(S011)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...