Empat Terpidana Judi di Aceh Tenggara Jalani Uqubat Cambuk

Pelaksanaan uqubat cambuk berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara. Rabu 28 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara mengeksekusi uqubat cambuk terhadap empat terpidana kasus maisir atau perjudian yang telah berkekuatan hukum tetap.

Eksekusi dilakukan sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Syariah Kutacane terkait pelanggaran Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Pelaksanaan uqubat cambuk berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara, Rabu (28/01/2026).

Eksekusi tersebut disaksikan masyarakat dan dihadiri hakim pengawas Mahkamah Syariah Kutacane, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta dilaksanakan bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH).

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara M. Purnomo Satriyadi mengatakan, keempat terpidana telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan hukum jinayat sebagaimana diatur dalam Pasal 18 dan Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014.

Adapun terpidana berinisial AD, warga Desa Terutung Megare Lawe Pasaran, Kecamatan Lawe Sumur, serta SD, warga Desa Gusung Batu, Kecamatan Deleng Pokhisen, masing-masing dijatuhi hukuman 15 kali cambuk.

Sementara itu, terpidana berinisial RI, warga Desa Pulo Sanggar, Kecamatan Babusalam, dan R, warga Desa Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan, masing-masing menjalani hukuman tujuh kali cambuk.

“Jumlah cambukan yang dijalani para terpidana telah dikurangi dengan masa tahanan penjara yang sebelumnya dijalani, yakni antara 78 hari hingga 150 hari,” kata Purnomo.

Menurut dia, pelaksanaan uqubat cambuk merupakan bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara dalam menegakkan hukum syariat Islam secara konsisten dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Aceh.

Purnomo menambahkan, pelaksanaan hukuman di hadapan umum juga bertujuan memberikan efek jera bagi para terpidana sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran serupa.(AFW016)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...