Sekolah Terdampak Banjir Terima Bantuan, Sayuti: Pendidikan Tak Boleh Terhenti

Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar saat serahkan bantuan alat tulis sekolah dan sarana pendidikan pascabanjir di Ujong Pacu. Rabu 17 Desember 2025. [Foto Dok : Prokopim Lhokseumawe/rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menyerahkan bantuan alat tulis sekolah serta sarana pendukung pendidikan kepada SDN 3 Muara Satu dan SMPN 17 Lhokseumawe di Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Rabu (17/12/2025).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap sektor pendidikan pascabencana banjir besar yang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025.

Banjir hidrometeorologi dengan ketinggian air mencapai sekitar tiga meter menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan sekolah.

Mobiler, buku bacaan, perangkat elektronik, serta sarana pendukung pembelajaran tidak dapat digunakan, sementara ruang kelas dipenuhi lumpur dan material banjir.

Sebelumnya, Wali Kota Sayuti Abubakar telah mengerahkan relawan dan perangkat daerah untuk membersihkan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara bertahap.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 250 paket alat tulis siswa untuk SDN 3 Muara Satu dan satu unit perangkat Starlink sebagai dukungan akses internet sekolah, yang bersumber dari BPMP Aceh.

SMPN 17 Lhokseumawe juga menerima 30 paket alat tulis beserta seragam sekolah dan Pramuka dari lembaga yang sama.

Selain itu, SMPN 17 Lhokseumawe memperoleh 34 unit meja belajar dan 68 unit kursi siswa dari Pesantren/SMP Tahfidz Abdurrahman Basuri, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Bantuan pakaian dan perlengkapan lainnya turut disalurkan melalui donasi pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe serta unsur terkait.

Dalam keterangannya, Sayuti Abubakar menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan di tengah kondisi pascabencana.

“Pendidikan tidak boleh terhenti meskipun kita sedang menghadapi bencana. Pemerintah Kota Lhokseumawe akan terus hadir untuk memastikan anak-anak kita tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemulihan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap agar proses belajar mengajar kembali berjalan optimal.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban sekolah dan siswa agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan,” katanya.

Gampong Ujong Pacu menjadi salah satu wilayah terparah terdampak banjir, dengan ratusan kepala keluarga sempat mengungsi akibat terisolirnya kawasan tersebut.

Pemerintah Kota Lhokseumawe terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam pemulihan kehidupan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan.(*)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...