Forum Keuchik Lhoknga Antar Langsung Bantuan untuk Korban Banjir

Forum Keuchik Lhoknga Salurkan Bantuan Langsung Ke Lima Titik Bencana di Aceh Tamiang. Senin 15 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Forum Keuchik Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam di lima titik terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Lokasi penyaluran meliputi Gampong Suka Mulia, Kecamatan Banda Mulia; Posko Opak depan Masjid Darussalam; Gampong Sriwijaya; Gampong Tanjung Semantok; serta Gampong Lintang Bawah.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Forum Keuchik Lhoknga, Tarmizi Abdullah, bersama para keuchik se-Kecamatan Lhoknga.

Ia menyebutkan, bantuan tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Lhoknga yang dihimpun sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana.

“Alhamdulillah, ini merupakan penyaluran bantuan tahap kedua dari masyarakat Kecamatan Lhoknga kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Seluruh bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat korban banjir di Aceh Tamiang,” ujar Tarmizi, Senin (15/12/2025).

Bantuan yang disalurkan berupa 3 ton beras, 200 dus mi instan, 200 dus air mineral, 25 dus minyak goreng, 20 dus popok bayi, 200 lembar kain sarung, serta pakaian koko.

Kepala Desa Suka Mulia, Zulkarnaen, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Forum Keuchik dan masyarakat Lhoknga terhadap warganya yang terdampak banjir.

“Semoga seluruh Forum Keuchik dan masyarakat Kecamatan Lhoknga mendapatkan balasan dari Allah SWT berlipat ganda dan menjadi amal ibadah. Aamiin,” katanya.

Sekretaris DPD APDESI Merah Putih Aceh, Yusran, yang turut hadir, menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor merupakan duka bersama masyarakat Aceh.(S011)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...