BTS Telekomunikasi di Aceh Baru 40 Persen Beroperasi, Jaringan Internet belum Stabil

Meutya Hafid
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. (Foto: ANTARA)

Banda Aceh. RU – Layanan internet dan telekomunikasi pascabencana di Aceh hingga hari ke-17 masih terganggu.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, upaya pemulihan jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh baru akan dapat mencapai hasil maksimal apabila ketersediaan listrik sudah stabil.

Meutya mengatakan, jumlah menara BTS yang dapat beroperasi di wilayah Aceh sekitar 40 persen.

Jaringan BTS di Aceh bisa dipulihkan hingga 75 persen apabila pasokan listrik kembali normal.

“Tadi saya bicara dengan Telkomsel dan lain-lain, semuanya masih menunggu ketersediaan listrik juga. Jadi kita tidak bisa menargetkan kapan (jaringan Aceh pulih sepenuhnya), tapi kalau listrik tersedia, itu bisa naik ke 75 persen,” kata Meutya di Jakarta, dikutip Jumat (12/12/2025).

Dia menambahkan, infrastruktur BTS di wilayah terdampak bencana tidak ada yang mengalami kerusakan parah. Gangguan pada BTS hanya terjadi pada sisi transmisi akibat kerusakan kabel fiber optik.

Begitu persoalan pasokan listrik dan gangguan transmisi bisa ditangani, konektivitas di Aceh bisa pulih sepenuhnya.

Menurut data Kemkomdigi, hingga saat ini sebanyak 2.287 BTS atau 66,99 persen dari total 3.414 BTS di wilayah Provinsi Aceh masih terganggu.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...