Kualasimpang. RU – Akses jalan menuju Kampung Alur Mentawak, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, putus total setelah longsor menerjang sedikitnya 21 titik pada Rabu, 3 Desember 2025.
Bencana tersebut membuat ribuan warga terisolir dan kesulitan memperoleh kebutuhan pokok.
Longsor terparah berada di Dusun Mentawak 2 dengan 10 titik, disusul Mentawak 1 sebanyak 5 titik, serta Dusun Inpres 6 titik.
Sejak kejadian, tidak ada kendaraan yang dapat melintas.
“Jalan ini adalah satu-satunya jalur kami untuk menjual hasil kebun, dan sekarang semua terhenti,” ujar Syawal, warga Alur Mentawak, Kamis (11/12/2025).
Akses keluar-masuk kampung kini hanya memungkinkan melalui jalur setapak yang terjal dan memakan waktu lama, sehingga tidak memungkinkan menyalurkan bantuan.
“Kami sangat kesulitan mendapatkan logistik untuk kampung kami, sedangkan jalur ini belum bisa dilalui. Bagaimana nasib kami,” kata Syawal.
Putusnya jalur ikut menghambat pasokan sembako dari pedagang yang biasa masuk ke Alur Mentawak.
Pelayanan kesehatan pun terganggu karena proses rujukan pasien darurat harus melewati lintasan berbahaya.
“Kami sangat khawatir jika ada kasus darurat medis. Proses evakuasi akan sangat sulit dan berisiko tinggi,” ujarnya.
Hingga kini, warga belum melihat penanganan di lokasi longsor.
Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang segera mempercepat upaya pembukaan akses demi mengurangi dampak isolasi berkepanjangan.(S011)














