Pemko Banda Aceh Perkuat Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saa membuka Rakor Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang digelar Dinas P3AP2KB di Hotel Seventeen. Senin 8 Desember 2025. [Foto Dok : Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Rapat Koordinasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang digelar Dinas P3AP2KB di Hotel Seventeen, Senin (08/12/2025).

Illiza menjadi pembicara utama sekaligus menegaskan pentingnya keterlibatan setiap OPD dalam rencana aksi pencegahan untuk mewujudkan Kota Banda Aceh yang adil, inklusif, dan bermartabat.

Plt Kepala Dinas P3AP2KB, Tiara Sutari AR, melaporkan pelaksanaan kegiatan serta menyampaikan bahwa isu perlindungan perempuan dan anak memerlukan kerja kolaboratif seluruh unsur, mulai pemerintah, masyarakat, LSM, akademisi, tokoh agama, hingga dunia usaha.

Rapat koordinasi ini diarahkan untuk memperkuat sistem pencegahan, menekan angka kekerasan, dan memperluas keterlibatan lintas sektor.

“Hasil yang diharapkan berupa sinergisitas pencegahan dan penanganan secara terpadu serta terbangunnya kemitraan bersama,” ujar Tiara.(TA019)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...