Update Bencana Aceh: Jalan Bireuen-Takengon Putus di Bener Meriah

Longsor Lampahan
Longsor di Lampahan, Bener Meriah, sebelum jalur tersebut akhirnya putus total. (Foto: Dok Warga)

Banda Aceh. RU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh menyatakan jalan lintas kabupaten Bireuen-Takengon (Kab Aceh Tengah), putus total akibat terjadi longsor dan ambruknya jembatan di wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Deden Supriyatna mengatakan hingga Minggu (30/11/2025) terdapat dua titik di lintas Bireuen-Takengon yang tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

“Ada dua titik di lintasan Bireuen-Takengon yang tidak dapat dilalui kendaraan. Satu titik karena longsor dan titik lainnya karena jembatan putus,” katanya.

Ia mengatakan longsor dan jembatan putus terjadi menyusul hujan lebat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di dataran tinggi di sejumlah wilayah Aceh sejak kini telah menetapkan status darurat bencana nasional.

Kombes Pol Deden mengatakan titik longsor berada di Km40, Desa Lampahan, Kabupaten Bener Meriah.

Kemudian, jembatan putus terjadi di Km80, Kampung Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesan, Kabupaten Bener Meriah. Jembatan putus menyebabkan sepeda motor maupun mobil tidak dapat melintas dari kedua arah.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...