Pemkab Abdya Gelar Zikir Bersama, Mohon Jauhkan Bencana

Suasana Gelar Doa bersama Pemkab Abdya atas Musibah Bencana yang terjadi di Provinsi Aceh. Jumat 28 November 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar zikir dan doa bersama untuk mendoakan agar bencana yang melanda provinsi Aceh segera berlalu.

Kegiatan ini berlangsung pada penutupan Pekan Kreativitas Pendidikan Abdya 2025 dan dihadiri oleh Bupati Abdya, Safaruddin, Wakil Bupati Zaman Akli, Forkopimkab, kepala SKPK, serta pejabat lainnya, pada Jumat (28/11/2025) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin, menekankan bahwa Aceh rawan terhadap berbagai bencana seperti banjir, longsor, angin kencang, dan gempa bumi.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi, pendekatan spiritual juga diperlukan untuk memberikan ketenangan dan kesiapsiagaan bagi masyarakat.

“Pemkab Abdya mengekspresikan dukacita dan keprihatinan terhadap musibah banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah Aceh. Kami mengajak seluruh jemaah masjid dan musala di Abdya untuk melakukan doa bersama, memohon perlindungan dari Allah SWT dan keselamatan bagi saudara-saudara kita, serta meminta agar bencana ini segera diangkat,” ungkapnya.

Zikir dan doa dipimpin oleh Tgk H Farmadi ZA, pimpinan Dayah Manyang Puskiyai Aceh, sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

“Zikir dan doa malam ini merupakan bentuk kebersamaan kita sebagai hamba Allah. Kita berdoa agar Abdya dan semua yang tertimpa musibah diberikan kekuatan dan kesabaran, serta agar Aceh dijauhkan dari segala bencana,” tambahnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk memperkuat ukhuwah, saling membantu, dan menjaga lingkungan.

Menurutnya, tindakan sederhana seperti menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, dan menanam pohon adalah kontribusi nyata untuk mengurangi risiko bencana.(T018)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...