Rita Mayasari Lantik Lima Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Kecamatan di Aceh Besar

Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Mayasari menyaksikan penandatanganan SK pelantikan 5 Ketua TP PKK kecamatan, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gani, Kecamatan Ingin Jaya. Kamis 13 November 2025. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Besar, Rita Mayasari, melantik lima Ketua TP PKK Kecamatan sekaligus mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (13/11/2025).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1/KEP/PKK.KAB/XI/2025, sedangkan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan mengacu pada SK Nomor 2 Tahun 2025.

Lima Ketua TP PKK yang dilantik masing-masing juga menjabat sebagai Bunda PAUD, yakni Bidasari SE Ak (Blang Bintang), Mariana (Darul Kamal), Mardiana SE (Kuta Cot Glie), Afriani SPdI (Lhoknga), dan Hariati Amd Keb (Kuta Baro).

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Aceh Besar Hj Nurul Fazli SAg, Ketua Bidang II Nurbaiti, para pengurus kabupaten, dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Hj Rita menyampaikan apresiasi kepada pengurus yang baru dilantik dan berharap mereka menjalankan tugas dengan tanggung jawab serta semangat pengabdian.

“Selamat kepada Ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD yang baru. Mari kita sukseskan implementasi 10 program pokok PKK dan dukung program Pemerintah Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan PKK tidak diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari keikhlasan dalam bekerja.

“Kerja keras kita tidak dibayar dengan gaji, tapi Allah SWT yang akan membalasnya. Jika dilakukan dengan ikhlas, insyaallah hasilnya berkualitas,” pesannya.

Rita juga menyoroti pentingnya peran Bunda PAUD dalam membentuk generasi emas Aceh Besar.

“Sebagai Bunda PAUD, kita memiliki tugas besar menanamkan pondasi kuat bagi anak-anak. Mari jaga tumbuh kembang mereka dengan kasih sayang, iman, dan nilai moral yang baik,” tuturnya.

Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk terus menanamkan semangat keikhlasan dalam membangun daerah.

“Utamakan ikhlas dalam setiap langkah pengabdian kita. Dengan keikhlasan, insyaallah segala upaya membawa berkah bagi masyarakat Aceh Besar,” pungkasnya.(*)

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...