Yusran Adek Kembali Pimpin Partai NasDem Abdya

Yusran Adek
Yusran Adek (tengah) usai menerima SK dari DPW NasDem Aceh, Jumat (31/11/2025). (Foto: Dok NasDem Abdya)

Blangpidie. RU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem kembali mempercayakan Yusran Adek untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai NasDem Nomor: 451-Kpts-DPP-NasDem/X/2025 yang dikeluarkan di Jakarta pada 17 Oktober 2025, yang ditandatangani Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Dalam SK tersebut, Yusran Adek ditetapkan sebagai Ketua DPD NasDem Abdya, sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Devi Zulrafli. 

Jabatan Bendahara diemban oleh Yuasarman, sedangkan posisi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) diisi oleh Zulkifli Ali.

Penyerahan SK tersebut dilakukan pada Jumat 31 Oktober 2025 lalu oleh Sekretaris DPW NasDem Aceh, Heri Julius, mewakili Ketua DPW NasDem Aceh.

Yusran menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP dan DPW NasDem Aceh, serta mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk bersama-sama membesarkan partai NasDem di kabupaten tersebut.

“Kami berharap dukungan masyarakat dan soliditas seluruh kader agar kita dapat bersama-sama membesarkan Partai NasDem di Abdya,” pungkasnya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...