DLH Aceh Tamiang Imbau Masyarakat Ciptakan Wajah Kota yang Bersih

Kondisi tumpukan sampah memperburuk wajah kota Kualasimpang, tepatnya didepan Toko Zon Ria Jalan Rantau. Jumat 24 Oktober 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Kesadaran sebagian masyarakat dilingkungan perkotaan Kualasimpang terhadap membuang sampah pada tempatnya masih saja belum maksimal, bahkan dinilai semakin parah.

Kabid Pengelolaan Sampah Limbah Bahan Berbahaya Beracun dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK) Muhammad Husni kepada rahasiaumum.com, Jumat, (24/10/2025) menyebutkan, tindakan warga yang menumpuk sampah kayu dan ranting lengkap dengan dedaunannya di luar bak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) merupakan tindakan kurang terpuji.

Dikatan Husni, melihat perkembangan yang terjadi di kota dan wilayah dalam kabuparen Aceh Tamiang belakangan ini, Dinas Lingkungan Hidup terkhusus Bidang yang menangani Pengeloaan Sampah harus bekerja ekstra.

“Karena hari ini timbunan sampah baik di kota dan kecamatan terus terjadi ledakan diakibatkan jumlah sampah yg kian bertambah dari berbagai jenis, ditambah masih rendahnya kesadaran dari masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yg telah disediakan,” ujar Husni.

Imbuh Husni, hal ini diperparah dengan munculnya TPS liar yg kadang membuat tumpukan baru dengan segala jenis sampah. Hal ini kadang yang membuat wajah kota terkesan jorok dan menjadi ekstra kerja bagi DLH.

“Kami berharap kepada masyarakat agar dapat membuang sampah ditempat yg telah disediakan, walau terkadang ditempat-tempat yang sudah disediakan sering kali juga muncul ledakan sampah dari potongan pohon yang cukup sering muncul,” bebernya.

Mengenai sarana dan prasarana ujar Husni, pihaknya sudah berusaha untyk memaksimalkan agar petugas dapat bekerja dengan baik.

Sehingga Dinas LH mengharapkan kerjasama dengan segenap warga dalam melestarikan kebersihan demi menjaga wajah kota yang asri secara berkelanjutan.

“Mohon juga dukungan dari segala pihak agar ikut peduli dan berkontribusi dalam menjaga kebersihan bersama kami selaku pelayan masyarakat,” ungkap Kabid yang intim disapa Bang Ngah.

Bang Ngah menekankan agar seluruh masyarakat untuk saling menjaga kebersihan dan menjadikan lingkungan serta wilayahnya masing-masing terbebas dari sampah.

“Dimohonkan, untuk membuang sampah didalam tong maupun bak yang telah disediakan. Jangan sampai ada lagi ditemukan sampah bececer dan berserakan maupun menumpuk diluar tong dan bak,” pesannya.(S011)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...