Darul Ihsan Al-Waliyyah-MPTT-I Gelar Maulid Nabi SAW dan Pengukuhan Wali Agama Aceh

Avatar photo
Tampak salahsatu baliho peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hdi depan Kantor MPU Aceh, yang akan diselenggarakan Pesantren Darul Ihsan Al-Waliyyah bekerjasama dengan MPTT-I, sebagai bentuk ajakan terbuka kepada masyarakat untuk menghadiri kegiatan monumental tersebut. Kamis 23 Oktober 2025. [Foto Dok : Dayah Darul Ihsan/rahasiaumum.com]

Aceh Selatan. RU – Pondok Pesantren Darul Ihsan Al-Waliyyah bekerjasama dengan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Berdasarkan informasi yang diterima rahasiaumum.com, Kamis (23/10/2025), acara akan dimulai pukul 18.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pusat MPTT-I, Pesantren Darul Ihsan Al-Waliyyah, Gampong Pawoh, Labuhan Haji, Aceh Selatan.

Acara yang terbuka untuk umum ini akan diisi dengan Zikir Akbar Rateb Seribee, salah satu tradisi khas masyarakat Aceh dalam memperingati kelahiran Rasulullah SAW.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Sabtu, 25 Oktober 2025, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, dengan pelaksanaan Pengajian Tauhid, Tasawuf, dan Kesufian.

Pengajian ini akan dipimpin langsung oleh Murabbi MPTT-I, Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy, yang dikenal luas sebagai ulama pembaharu dan pendidik spiritual yang menanamkan nilai-nilai tauhid murni dalam masyarakat.

Unsur Pesantren Darul Ihsan Al-Waliyyah, Abi Junaidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum besar bagi masyarakat Aceh untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Rasulullah SAW serta memperkokoh nilai-nilai tasawuf dalam kehidupan sehari-hari.

“Acara ini kami niatkan sebagai bentuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan penguatan tauhid di tengah masyarakat. Semua lapisan masyarakat kami undang untuk hadir,” ujar Abi Junaidi.

Dalam rangkaian acara tersebut juga akan dibacakan Maklumat Gubernur Aceh mewakili rakyat Aceh untuk mengukuhkan Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy sebagai Wali Agama Aceh.

Penetapan tersebut dilakukan di Labuhan Haji pada 24 Oktober 2025 dan ditandatangani langsung oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Muallem).

Menjelang pelaksanaan, suasana antusias tampak di berbagai daerah.

Sejumlah bilboard berukuran besar bertema Maulid Nabi SAW 1447 H, Pengajian Tauhid Tasawuf dan Kesufian, serta Zikir Akbar Rateb Seribee telah terpasang di beberapa titik strategis.

Salahsatunya terpasang di Kota Banda Aceh, tepatnya di depan Kantor MPU Aceh, sebagai bentuk ajakan terbuka kepada masyarakat untuk menghadiri kegiatan monumental tersebut.

Kegiatan Maulid dan pengajian ini diharapkan menjadi momentum spiritual besar bagi rakyat Aceh, mempertegas kembali peran ulama dan pesantren dalam membina umat, serta memperkokoh nilai-nilai cinta Rasul dan ajaran tasawuf dalam kehidupan masyarakat.(TA019)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...