Pemko Banda Aceh Catat Serapan Anggaran Tertinggi di Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah. Selasa 21 Oktober 2025. [Foto Dok : Humas Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh mencatatkan kinerja keuangan terbaik di Provinsi Aceh dan menempati posisi kedua tertinggi secara nasional dalam realisasi belanja daerah tahun anggaran 2025.

Data tersebut disampaikan Kementerian Dalam Negeri dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Beras dan Inflasi, pada Senin, 20 Oktober 2025.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh, Alriandi Adiwinata, mengatakan realisasi belanja Pemko per 17 Oktober 2025 mencapai Rp1,02 triliun atau 71,02 persen dari total anggaran.

“Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemko dalam menjaga efisiensi dan percepatan penyerapan anggaran di tengah dinamika ekonomi,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Selasa (21/10/2025).

Dari sisi pendapatan daerah, realisasi juga tergolong tinggi, yakni Rp1,43 triliun atau 76,10 persen dari target 2025.

Menurut Alriandi, kondisi ini menandakan tata kelola fiskal Banda Aceh yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami tidak hanya cepat membelanjakan, tapi memastikan setiap rupiah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Kemendagri menilai Banda Aceh berhasil menjaga keseimbangan antara percepatan realisasi belanja dan pengendalian inflasi.

Serapan anggaran yang tinggi dinilai mampu memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.

“APBK bukan sekadar angka dalam dokumen, tetapi instrumen untuk mempercepat pembangunan dan menghadirkan kesejahteraan bagi warga Banda Aceh,” kata Illiza.

Ia menegaskan, prinsip transparansi dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi kunci dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Insyaallah capaian ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pemerintahan yang efisien, responsif, dan berpihak kepada rakyat,” ujarnya.(TA019)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...