Kejari Aceh Tenggara Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara, Didominasi Narkotika

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Tenggara, memusnahkan barang bukti dari 65 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Selasa 21 Oktober 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Tenggara, memusnahkan barang bukti dari 65 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pemusnahan berlangsung di halaman kantor Kejari setempat, Selasa (21/10/2025).

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Lilik Setiyawan mengatakan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan berasal dari perkara yang telah inkrah, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kutacane dan Mahkamah Syar’iyah Kutacane.

“Seluruh barang bukti ini sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan putusan pengadilan,” kata Lilik di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan mencakup 47 perkara narkotika, delapan perkara orang dan harta benda (Oharda), serta sejumlah perkara keamanan negara, ketertiban umum, dan tindak pidana umum lainnya.

Barang bukti tersebut meliputi 536,38 gram sabu, 59,09 gram ganja, dan 0,38 gram pil ekstasi.

Selain itu, dimusnahkan pula 17 unit telepon genggam, tujuh timbangan elektrik, enam senjata tajam, 19 helai pakaian, 275 kosmetik ilegal, serta beberapa barang lainnya.

Lilik menjelaskan, narkotika jenis sabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam blender berisi air panas, lalu dibuang ke dalam tong.

Sementara itu, barang bukti lain seperti ganja, ponsel, timbangan elektrik, dan kosmetik ilegal dibakar hingga habis.

Menurutnya, pemusnahan barang bukti bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menegakkan hukum dan memberantas tindak pidana di Aceh Tenggara.

“Ini bukan hanya formalitas, tetapi simbol komitmen bersama antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam memberantas segala bentuk tindak pidana, khususnya narkotika,” ujar Lilik.(AFW016)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...