STIT Daarurrahmah Subulussalam Perluas Kerja Sama Pendidikan Internasional

51 Perguruan Tinggi Indonesia Jalin MoU dengan KBRI Malaysia termasuk STIT Daarurrahmah Sepadan Subulussalam. Selasa 14 Oktober 2025. [Foto Dok: STIT Daarurrahmah/rahasiaumum.com]

Subulussalam. RU – Sebanyak 51 perguruan tinggi Indonesia, termasuk STIT Daarurrahmah Sepadan dari Kota Subulussalam, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia.

Penandatanganan yang dilakukan, Selasa, 14 Oktober 2025, itu untuk memperkuat kolaborasi pendidikan lintas negara, khususnya dalam pengembangan praktik kerja dan pengabdian mahasiswa di luar negeri.

Acara penandatanganan yang berlangsung di Aula KBRI Malaysia ini diinisiasi langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Harmono. Ia secara resmi mengundang perwakilan dari puluhan perguruan tinggi untuk hadir.

Duta Besar Harmono menyampaikan bahwa implementasi program pendidikan di luar negeri perlu diberikan peluang luas bagi perguruan tinggi Indonesia.

Salah satu lokasi strategis adalah Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang mayoritas siswanya merupakan anak-anak dari pekerja migran Indonesia.

“Mahasiswa dan dosen dari Indonesia bisa berperan besar di sana,” ujar Harmono,

Ia juga mengapresiasi kepala daerah yang menaruh perhatian pada warganya, pekerja migran di Malaysia, yang menurutnya menjadi jembatan penting untuk kolaborasi lintas sektor.

Dukungan penuh terhadap langkah strategis KBRI ini datang dari Anggota DPR RI Komisi X, Dr. H. Muhammad Kadafi, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Ia menilai kerja sama ini sebagai bentuk diplomasi pendidikan yang konkret dan strategis.

Di sisi lain, Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), memberikan tanggapan positif atas inisiatif STIT Daarurrahmah Sepadan.

“Kerja sama kependidikan antar lembaga dan negara merupakan bagian dari konsentrasi kami dalam mengembangkan dunia pendidikan di Subulussalam,” kata HRB kepada rahasiaumum.com, Rabu (15/10/2025)

Menurut HRB, langkah yang diambil oleh STIT Daarurrahmah Sepadan adalah representasi dari semangat globalisasi pendidikan, yang sejalan dengan visi daerah dalam memperkuat sumber daya manusia melalui kolaborasi internasional.

STIT Daarurrahmah Sepadan, perguruan tinggi muda di Kota Subulussalam dengan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), berharap MoU ini membuka peluang praktik kerja lapangan dan penelitian dosen maupun mahasiswa di lembaga pendidikan Indonesia di Kuala Lumpur.

“Kerja sama ini akan memupuk semangat dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas kependidikan, terutama dalam bidang kebahasaan. Malaysia dikenal sebagai salah satu negara non-Arab di Asia yang memiliki perhatian besar terhadap pembelajaran bahasa Arab,” pungkas HRB.

Wali Kota Subulussalam optimis, kerja sama internasional seperti ini akan menjadi langkah awal yang strategis.

Ia berkomitmen untuk terus mendorong agar kolaborasi serupa dikembangkan ke berbagai negara lain, sesuai dengan bidang keilmuan perguruan tinggi di Kota Subulussalam.(MB017)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...