Petugas Sita Ponsel dari Napi di Lapas Banda Aceh

geledah lapas
Petugas menggeledah warga binaan dalam razia di Lapas Banda Aceh di Lambaro, Sabtu (11/10/2025) dinihari. (Foto: Humas Lapas Banda Aceh)

Banda Aceh. RU – Petugas gabungan menyita telepon seluler (ponsel) serta sejumlah benda lainnya dalam penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh, Sabtu 11 Oktober 2025.

Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh Edi Cahyono di Aceh Besar, mengatakan penggeledahan ini merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan guna memastikan lapas bebas barang terlarang dan dilarang.

“Ada satu telepon genggam yang disita dalam penggeledahan tersebut. Selain itu, petugas juga mengamankan tujuh kipas angin, 10 botol kaca, kabel, serta korek api,” katanya dikutip Minggu (12/10/2025).

Edi Cahyono menyebutkan penggeledahan berlangsung pada Sabtu dini hari, dengan dukungan personel Polsek Ingin Jaya dan Polresta Banda Aceh.

“Penggeledahan ini merupakan deteksi dini dalam meminimalisir segala hal yang dapat berpotensi adanya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” katanya.

Saat ini, Lapas Kelas IIA Banda Aceh yang memiliki kapasitas 380 orang itu dihuni 594 warga binaan dengan masa hukuman bervariasi.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...