L300 Pickup Tabrak Mitsubishi Kuda di Subulussalam

Sat Lantas Polres Subulussalam lakukan oleh Tempat Kejadian Perkara(TKP). Jumat 10 Oktober 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Desa Jontor Utara, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Jumat (10/10/2025) dini hari.

Satu unit mobil barang Mitsubishi L300 Pick Up berpelat BL 8423 TC menabrak bagian belakang mobil Mitsubishi Kuda bernomor polisi BK 1981 ME yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, diduga akibat pengemudi L300 mengantuk saat melaju dari arah Sidikalang menuju Tapaktuan.

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, melalui Kasat Lantas AKP Alfi Syahrin, mengatakan bahwa setelah menerima laporan, personel Sat Lantas Polres Subulussalam segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi para korban.

“Kronologi kejadian berawal saat mobil L300 yang dikemudikan oleh D (57) datang dari arah Sidikalang menuju Tapaktuan. Setibanya di jalan lurus, diduga pengemudi mengantuk dan laju kendaraan melebar ke kiri hingga menabrak bagian belakang mobil Mitsubishi Kuda milik RS (38) yang sedang terparkir di depan rumah warga,” jelas AKP Alfi Syahrin.

Akibat benturan keras tersebut, dua penumpang L300 mengalami luka-luka. Keduanya adalah SR (47), warga Desa Limau Saring, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, mengalami luka lecet di kaki kiri dan dada terasa sesak, serta TS (47), warga Desa Sawang I, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, mengalami luka lecet di kaki kiri dan terkilir pada kaki kanan.

Kedua korban sempat terjepit di dalam mobil sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga bersama petugas kepolisian dan dilarikan ke RSUD Subulussalam untuk mendapatkan perawatan medis.

AKP Alfi Syahrin menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama pada malam atau dini hari.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, apabila merasa lelah atau mengantuk di perjalanan, sebaiknya berhenti dan beristirahat sejenak. Jangan paksakan diri, karena keselamatan jauh lebih penting daripada terburu-buru sampai tujuan,” tegasnya.(MB017)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...