1.040 Peserta Ikuti Sosialisasi Perkoperasian di Aceh Tenggara

Kegiatan sosialisasi pemahaman Koperasi Merah Putih Syariah digelar di Oproom Setdakab, dihadiri para Camat, Ketua Koperasi Merah Putih, Sekretaris Bendahara, serta Kepala Desa selaku pengawas koperasi di tingkat kute. Selasa 7 Oktober 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Sebanyak 1.040 Peserta dari 385 Koperasi Merah Putih Syariah mengikuti sosialisasi Pemahaman Berkoperasi di Oproom Sekretariat Daerah (Setdakab) Aceh Tenggara, Selasa (07/10/2025).

Melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Transmigrasi, kegiatan ini mengikutsertakan seluruh Koperasi Merah Putih Syariah di Kabupaten Aceh Tenggara, yang dimana Koperasi tersebut sudah dibentuk beberapa bulan lalu.

“Koperasi Merah Putih Syariah merupakan inisiatif pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dan meningkatkan ketahanan ekonomi nasional,” kata Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry saat membuka sosialisasi perkoperasian.

Ia juga mengatakan, Koperasi yang dibentuk menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan menjadi salah satu motor perekonomian di desa.

“Jika dijalankan dengan baik dan sesuai regulasi, koperasi ini akan menjadi motor kesejahteraan dan mempercepat aktivitas ekonomi di desa,” sambung Fakhry.

Selanjutnya Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Transmigrasi, Zul Fahmy menambahkan sosialisasi yang digelar bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemahaman masyarakat dalam mengelola Koperasi Merah Putih, dan sesuai dengan prinsip syariah serta regulasi yang ditentukan.

Bupati juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana koperasi.

Ia mengingatkan agar dana koperasi tidak dibagi-bagikan, melainkan digunakan untuk program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Diketahui, sosialisasi akan berlangsung selama dua hari, 7–8 Oktober 2025, dengan melibatkan sejumlah mitra, antara lain BSI, Bulog, Telkom, Pertamina, PLN, POS, Kimia Farma, Pupuk Indonesia, dan PT ID Food.

Kegiatan ini juga diisi pemaparan materi dan sesi tanya jawab bersama para mitra koperasi.(AFW016)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...