Pemko Subulussalam Dukung Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun

Bunda PAUD Subulussalam, Yarnida Zai melakukan foto bersama dengan jajaran pemerintah kota Subulussalam usai menandatangani MoU. Sabtu 27 September 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/MB017].

Subulussalam. RU – Pemerintah Kota Subulussalam menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen mendukung implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari satuan pendidikan pra-sekolah (PAUD).

Penandatanganan dilakukan di Ruang Rapat Pendopo Wali Kota Subulussalam, pada Jumat, 26 September 2025.

Turut hadir dalam kesempatan itu Bunda PAUD Kota Subulussalam Hj. Yarnida Zai, Kadis Dikbud Nasrul Padang.

Wali Kota Subulussalam, H. M. Rasyid Bancin menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi emas.

Karena itu, pemerintah daerah bertekad menghadirkan layanan PAUD yang inklusif, merata, dan berkualitas.

“Pemerintah Kota Subulussalam akan terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari lembaga PAUD, orang tua, hingga masyarakat luas, untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, berkualitas, dan berkesinambungan,” tegas wali kota, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Sabtu (27/09/2025).

Program Wajib Belajar 13 Tahun mencakup tahapan pendidikan mulai dari 1 tahun pra-sekolah, 6 tahun sekolah dasar, 3 tahun sekolah menengah pertama, hingga 3 tahun sekolah menengah atas.

Melalui program ini, Pemko Subulussalam berharap seluruh anak dapat memperoleh hak pendidikan tanpa terkecuali.

Bunda PAUD Kota Subulussalam, Hj. Yarnida Zai, menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas instansi dalam menggerakkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan sejak dini.

Ia menekankan bahwa keberhasilan wajib belajar 13 tahun bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif orang tua dan lingkungan.

“PAUD harus menjadi gerakan bersama. Dengan sinergi semua pihak, kita bisa mewujudkan visi PAUD Bermutu untuk Semua serta menyiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.

Acara tersebut ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara seluruh pihak terkait sebagai langkah nyata mendukung keberhasilan program Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Subulussalam.(MB017)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...