UMKM Lamkeunung Darussalam Sulap Ampas Kopi Jadi Briket

Perajin memperlihatkan briket hasil produksinya di lokasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bricket LK Coffee, Desa Lamkeunung, Kabupaten Aceh Besar. Selasa 23 September 2025. [Foto Dok: MC Aceh Besar/rahasiaumum.com].

Jantho. RU – Warga Gampong Lamkeunung, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, meraup pundi-pundi rupiah dengan inovasi menyulap ampas kopi menjadi produk briket.

Produk UMKM yang diberi nama Bricket LK Coffee tersebut bernaung di bawah Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Lamkeunung.

Inovasi ini masih tergolong cukup muda. Usaha yang baru dirintis sejak Januari 2025 tersebut melibatkan 12 pekerja yang seluruhnya adalah ibu-ibu Gampong Lamkeunung.

Kendati masih berusia muda, dengan harga jual Rp 1.000 per pcs atau Rp 20.000 per kemasan, kini produk UMKM tersebut menawarkan nilai ekonomis yang menjanjikan bagi masyarakat setempat.

Salah seorang penggerak usaha ini, Wina, mengaku, produksi yang dilakukan pihaknya masih sangat terbatas karena proses pembuatan yang masih dilakukan secara manual.

Dengan hanya mengandalkan satu mesin sederhana, kapasitas produksi harian hanya mampu mencapai 100 pcs.

“Potensi produksi sebenarnya bisa mencapai 1.200 pcs per hari apabila didukung dengan tambahan mesin yang memadai,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Rabu (24/09/2025).

Menurut Wina, Briket dari kopi ini merupakan produk unik dan potensial untuk dikembangkan, karena bahan baku ampas kopi yang melimpah di Aceh dan minimnya kompetitor di pasar.

“Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Bricket LK Coffee diharapkan dapat berkembang lebih pesat, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menjadi salah satu produk unggulan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.

Semenrara itu, Keuchik Lamkeunung, Amiruddin Idris, mengungkap usaha briket ini akan menjadi fokus utama pihaknya pada tahun 2026.

“Rencananya, pengembangan usaha akan menggunakan dana desa, serta terbuka bagi investor yang ingin berkontribusi dalam memajukan ekonomi masyarakat Gampong Lamkeunung,” pungkas Amiruddin.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...