BAM DPR-RI Tindaklanjuti Aduan Walikota Subulussalam Soal Agraria

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan menerima dokumen aduan permasalahan pertanahan atau agraria kota Subulussalam yang diserahkan Walikota Subulussalam, H.Rasyid Bancin (HRB) di Ruang BAM Gedung DPR. Rabu 24 September 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/MB017].

Jakarta. RU – Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan, menerima dokumen aduan terkait persoalan pertanahan di Kota Subulussalam.

Dokumen itu diserahkan langsung Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), Rabu (24/09/2025) di Ruang BAM, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Ahmad Heryawan mengatakan, tim BAM DPR saat ini tengah menelaah laporan dan melakukan kajian atas pengaduan yang disampaikan HRB dan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) pekan lalu.

Pembuatan laporan ini, kata dia menjadi bagian dari tindak lanjut aspirasi masyarakat yang diterima melalui Wali Kota Subulussalam.

“Dokumen perbaikan persoalan agraria atau pertanahan dari Wali Kota Subulussalam telah saya terima secara resmi. Sekarang teman-teman di BAM membuat laporan dan kajian untuk tindak lanjut secepat mungkin. Pada intinya, kami pastikan aduan ini akan ditindaklanjuti,” kata Ahmad Heryawan.

Sementara itu, Wali Kota Subulussalam HRB menyatakan, pasca-audensi dengan BAM DPR RI pada Rabu (17/9/2025) pekan lalu, persoalan pertanahan di kota yang dipimpinnya mulai mendapat titik terang. Menurut HRB, kasus pertanahan ini kini menjadi perhatian Kementerian ATR/BPN.

Atensi serupa juga diberikan Kepala Kantor Wilayah BPN Aceh, Dr. Arinaldi, yang baru dilantik.

HRB menyebut, Kakanwil BPN Aceh telah menghubungi dirinya dan berjanji menuntaskan persoalan agraria di Subulussalam.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan duduk bersama Kanwil BPN Aceh menyelesaikan persoalan agraria di Subulussalam, termasuk masalah Hak Guna Usaha (HGU) dan lainnya,” ujar Rasyid

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 September 2025, Wali Kota HRB bersama jajaran pejabat terkait memaparkan konflik pertanahan yang terjadi di Subulussalam, yang diduga sarat dengan praktik mafia tanah dan manipulasi perizinan.(MB017)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...