Sabang  

PWI Kecam Anggota DPRK yang Intimidasi Wartawan

Intimidasi Wartawan
Ilustrasi – Intimidasi terhadap wartawan oleh seorang anggota DPRK Sabang. (Foto: Pikiranrakyat)

Sabang. RU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sabang bereaksi atas dugaan intimidasi terhadap wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya. Ancaman itu diduga dilakukan oleh anggota DPRK Sabang dari fraksi PKS, Siddik Indra Fajar.

Insiden itu memicu reaksi keras dari PWI Kota Sabang. Organisasi wartawan ini menyatakan siap menempuh jalur hukum untuk mengadvokasi anggotanya.

Ketua PWI Kota Sabang, Jalaluddin Zky, mengecam keras tindakan Siddik Indra Fajar yang dinilai melecehkan profesi jurnalis. Ia menegaskan, wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik dilindungi undang-undang, karena tugas wartawan adalah mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi.

“Menarik kerah baju wartawan jelas bukan sikap terhormat seorang anggota dewan,” tegas Jalaluddin, Senin (08/09/2025)

Menurutnya, perbuatan tersebut bukan hanya mencoreng nama DPRK sebagai lembaga terhormat, tetapi juga merendahkan marwah rakyat. “Anggota dewan seharusnya menjadi teladan, bukan sebaliknya menunjukkan watak preman,” tambahnya.

Jalaluddin menilai Siddik Indra Fajar telah melanggar Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 18 ayat (1) mengatur bahwa siapa pun yang menghalangi kerja jurnalistik bisa dipidana penjara atau didenda hingga Rp500 juta.

Diketahui, peristiwa terjadi pada Kamis (04/09/2025) di Kantor Berita Aceh Global News, Gampong Kuta Barat, Sabang. Siddik disebut menyerang Aulia buntut pemberitaan insiden penumpang kapal Aceh Hebat 2 yang melompat ke laut.

Informasi berkembang menyebut, Siddik yang dikenal sebagai mantan pelaut bersikap emosional dengan alasan membela sesama pelaut. Namun, alasan itu dinilai tidak dapat membenarkan tindakan kekerasan terhadap wartawan.

Publik kini menunggu langkah aparat penegak hukum dan pimpinan DPRK Sabang dalam menyikapi kasus ini.

Ketua Partai PKS Sabang juga didesak mengambil tindakan tegas atas ulah kadernya yang dinilai merusak citra lembaga.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...