PT Laot Bangko Diminta Hentikan Aktivitas di Jalur PDAM Jontor

Wakil Ketua DPRK Subulussalam, Rasumin Pohan mengenakan baju batik turun langsung ke lae sirekrep dan meminta PT Laot Bangko untuk menghentikan aktivitas di jalur PDAM Jontor. Kamis 4 September 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/MB017].

Subulussalam. RU – PT Laot Bangko diminta untuk menghentikan aktivitas di jalur PDAM Jontor lantaran telah mencemari sungai sirekrep.

Sungai tersebut menjadi sumber utama pasokan air bersih PDAM Jontor yang mengalir dari Kecamatan Penanggalan hingga Simpang Kiri.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam ,Rasumin Pohan saat turun langsung meninjau aliran Sungai Sirekrep, Kamis, 4 September 2025. 

Langkah Rasumin dilakukan setelah menerima laporan warga terkait dugaan pencemaran air akibat lalu lintas kendaraan PT Laot Bangko yang melintas di jalur sungai itu.

“Sangat kita sayangkan PT Laot Bangko yang telah mencemari PAM Jontor ini,” kata Rasumin, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (05/09/2025).

Politisi Gerindra itu pun mengingatkan, kondisi sumber air kini semakin mengering dan sangat rentan tercemar jika aktivitas kendaraan perusahaan terus berlangsung.

Karena itu, ia mendesak PT Laot Bangko segera menghentikan penggunaan jalur tersebut.

“Kalau pun tetap juga melewati rute itu, seharusnya dibangun jembatan agar air tetap bersih. Tetapi kalau tidak mau membuat jembatan atau mengalihkan jalur, harapan kami jangan lagi melintas di jalur itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam telah menyurati manajemen PT Laot Bangko terkait larangan melintasi jalur sungai di sekitar SPAM Jontor.

Surat itu dikeluarkan pada 2 September 2025.

Plt. Kepala Dinas PUPR Subulussalam, Imran Suryadi, menyebutkan larangan ini dikeluarkan demi menjaga kualitas bahan baku air bersih warga. 

“Kami dengan tegas melarang kendaraan perusahaan saudara melintas di wilayah sekitar SPAM Jontor supaya kualitas bahan baku air bersih terjaga dengan baik,” tulis isi surat tersebut.(MB017)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...