Pidie  

Korban Terakhir yang Hilang Terseret Arus Sungai di Pidie Ditemukan Meninggal

Santri Dayah
Tim SAR Pidie bersama warga saat mengantarkan jenazah santri yang terseret arus sungai ke rumah oeangtuanya, Senin (25/08/2025) malam. (Foto: Dok SAR Pidie)

Sigli. RU – Tim gabungan SAR bersama TNI/Polri dan masyarakat akhirnya menemukan korban terakhir dari enam remaja putri yang sebelumnya terseret arus sungai Cot Kuala di Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, dua hari lalu.

Korban bernama Nurul Izzah (15) yang hanyut terseret arus bersama lima temannya itu ditemukan dalam keadaan kondisi meninggal dunia.

“Jasad korban kami temukan sekitar pukul 20.30 WIB, dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Dan Ops SAR Pidie M Rizal KPL, dikutip Rabu (27/08/2025).

Sebelumnya diberitakan, enam remaja putri yang merupakan santri Dayah Nurul Huda, Gampong Paya Guci, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, terseret arus sungai di wilayah Mane pada Minggu (24/08/2025).

Keenam korban bernama Meisya (14), Zikratun Rahmayani (15), Husnul Khatimah (14), Nurfatiha (14), Makfirah (14), dan Nurul Izzah.

Kronologis

Musibah itu terjadi pada Minggu (24/08/2025) sekitar pukul 14.00 WIB ketika rombongan santri sedang berwisata di sungai yang berdekatan dengan kawasan wisata arung jeram Jambo Adventure.

Kemudian, sesudah makan bersama, para santri mandi di pinggir sungai, dan beberapa menit kemudian, seorang di antaranya terseret arus deras.

Lalu, melihat rekannya hanyut, lima santri lainnya berusaha menolong, tetapi justru ikut terseret arus. Pendamping mereka kemudian meminta bantuan masyarakat dan petugas arung jeram di lokasi, yang kemudian langsung melakukan pencarian.

Lima korban ditemukan di hari yang sama dalam kondisi meninggal dunia. Sementara, korban terakhir bernama Nurul Izzah baru ditemukan Senin (25/08/2025) malam.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...