Berita  

Keluarga Arya Daru Terima Amplop Misterius Berisi Simbol Bintang, Hati dan Bunga Kamboja

Arya Daru
Kolase foto makam Arya Daru Pangayunan dan amplop cokelat berisi bintang, bunga dan hati yang diterima pihak keluarga. (Foto: Tribunnews.com)

Jakarta. RU – Kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arya Daru Pangayunan (39) masih menimbulkan tanda tanya besar. Arya ditemukan terlilit lakban di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nikolai Apriliando mengatakan, pihak keluarga menerima amplop cokelat berisi paket misterius saat pemakaman. Amplop tersebut berisi tiga sterofoam berbentuk hati, bunga kamboja dan bintang.

‎‎”Amplop itu diberikan kepada ART oleh orang misterius. Setelah memberikan amplop, orang itu lalu pergi,” ujarnya, dikutip Minggu (24/08/2025).

Pihak keluarga pun meminta polisi mengungkap amplop tersebut, termasuk makna simbol yang ada dalam amplop itu.

“‎Dengan bukti-bukti baru ini, kata dia, keluarga almarhum meminta agar kasus ini kembali dibuka oleh kepolisian. Secara khusus, mereka meminta agar misteri dalam peristiwa ini diambil alih oleh Mabes Polri sehingga dapat ditangani secara komprehensif,” pungkasnya.

‎Sekadar informasi, polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan orang lain dalam kematian Arya Daru. Diplomat Kemlu itu ditemukan terlilit lakban di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, mengungkapkan bahwa Arya ternyata telah memiliki keinginan untuk mengakhiri hidupnya sejak lama, tepatnya sejak tahun 2013. Fakta tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan digital forensik terhadap perangkat elektronik milik Arya.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...