Berita  

Prada Lucky Tewas Dianiaya 29 Senior TNI di Kodam Udayana

Dianiaya Senior
20 prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus ini, termasuk satu perwira.

Jakarta. SU – Sebanyak 20 oknum TNI senior yang melakukan penganiayaan terhadap Prada Lucky Chepril Saputra Namo di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga berujung meninggal dunia, kini diperiksa Polisi Militer Kodam Udayana.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto pada Rabu (13/08/2025) mengatakan, 20 prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus ini, termasuk satu perwira.

“Mereka sudah diperiksa intensif oleh Detasemen Polisi Militer Kodam Udayana, dan proses hukum akan berlanjut dengan rekonstruksi kasus,” ungkap Mayjen TNI Piek Budyakto.

Ia juga berencana melaporkan perkembangan kasus ini kepada Panglima TNI dan KSAD.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, pada Senin (11/8/2025) lalu mengatakan, pihaknya mendalami beberapa hal yang menjadi esensi pemeriksaan terhadap para tersangka. “Bisa saya katakan bahwa kasus ini muncul dari kegiatan pembinaan prajurit oleh senior,” ujarnya.

Namun, alih-alih menghasilkan prajurit yang berkualitas, proses pembinaan itu justru memakan korban jiwa, sementara 20 prajurit lainnya menjadi tersangka.(TH05)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...