Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat berduka dan kehilangan atas kepergian bapak Khadiani ST

Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat berduka dan kehilangan atas kepergian bapak Khadiani ST
  • Pemkab Aceh Besar Sampaikan Duka

Jantho. RU – Duka mendalam menyelimuti jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar atas berpulangnya kerahmatullah Khadiani ST, Camat Kuta Baro pada Kamis (05/06/2025) pukul 13.25 WIB dirumah sakit Fakinah Banda Aceh akibat sakit.

Almarhum diketahui baru menjabat sebagai Camat Kuta Baro sejak pertengahan April 2025, dan dikenal sebagai sosok birokrat muda yang penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfo) Kabupaten Aceh Besar, Khairul Huda SKom MM, turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat berduka dan kehilangan atas kepergian bapak Khadiani ST. Ia adalah sosok pemimpin yang bekerja dengan penuh komitmen, dan kehadirannya sangat dirasakan oleh masyarakat Kuta Baro meskipun dalam waktu yang singkat,” ujar Khairul Huda.

Ia menambahkan, almarhum semasa hidupnya dikenal ramah, disiplin, dan cepat tanggap dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan di tingkat kecamatan. Kepergian almarhum tersebut meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, namun juga bagi seluruh jajaran pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Forum Camat Aceh Besar, Subhan SE MM, juga menyampaikan rasa kehilangan atas berpulangnya salah satu rekan sejawat terbaik dalam forum tersebut.

“Kami dari Forum Camat Aceh Besar merasa sangat kehilangan atas berpulangnya almarhum Khadiani ST. Beliau adalah pribadi yang bersahaja, pekerja keras, dan selalu hadir dengan semangat membangun wilayah. Kami mendoakan semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Camat Darul Kamal.

Kendati itu, Subhan juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Menurutnya, kehilangan sosok seperti Khaidiani bukan hanya dirasakan oleh rekan-rekan sejawat, tetapi juga menjadi duka mendalam bagi keluarga tercinta yang selama ini menjadi sumber semangat almarhum dalam menjalankan tugas.

“Di tengah duka ini, kami tentu sangat berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan oleh Allah SWT. Kehilangan orang tercinta bukanlah hal yang mudah, apalagi sosok seperti almarhum yang selama ini sangat berdedikasi dan penuh kasih sayang terhadap keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.

Pemkab Aceh Besar mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT serta memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...