Pemkab Aceh Besar Kembali Dapatkan Status WTP dari BPK

Pemkab Aceh Besar Kembali Dapatkan Status WTP dari BPK

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, berhasil meraih status opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2024. WTP tersebut, merupakan ke-13 kalinya secara beruntun yang diraih Pemkab Aceh Besar dalam 13 tahun terakhir.

Penyerahan LHPK untuk Aceh Besar tersebut, dilakukan bersamaan dengan tiga Kota dan 12 Kabupaten lainnya di Provinsi Aceh.

Kepala Kantor Perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Aceh Andri Yogama S.E M.M menyerahkan secara langsung LHPK kepada Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Besar Abdul Muchti di Aula Kantor Perwakilan BPK Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh, Jum’at (23/05/2025).

Dalam sambutannya, Kakanwil BPK Aceh Andri Yogama menekankan pentingnya kewajiban kepala daerah dalam menyusun laporan keuangan untuk memberikan gambaran yang akurat tentang kinerja keuangan pemerintah daerah.

“Kewajiban kepala daerah dalam menyusun laporan keuangan adalah penting sebagai gambaran yang akurat tentang kinerja keuangan pemerintah daerah. Untuk. Itu, kami hanturkan terima kasih atas kerjasama dalam membangun negara secara bersama-sama. Dan penting kami sampaikan bahwa 3 Kota dan 13 Kabupaten yang kami serahkan LHPK tahun 2024 hari ini, dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut, yang menandakan komitmen Pemkab Aceh Besar dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen terkait, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat. Hal itu merupakan bukti nyata bahwa upaya bersama dalam membangun daerah dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan.

“Kami akan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga integritas dalam mengelola keuangan daerah. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh Besar. Terima kasih juga kepada DPRK kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam kesuksesan ini,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRK Abdul Muchti mengaku capaian WTP ke-13 berturut-turut tersebut menunjukkan kerjasama yang baik antara Eksekutif dan Legislatif terus terjalin secara sinergis dan kolaboratif.

“Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari sinergitas, kolaborasi yang baik dan kerjasama yang inten antara Eksekutif dan Legislatif dalam membangun daerah. Tentu saja, hal ini akan terus kita jaga dengan baik secara bersama-sama,” ujar Muchti.(*)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...