Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Bongkar Pengiriman Sabu

Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Bongkar Pengiriman Sabu
  • Berkedok Paket dan Dua Pelaku Diamankan

Aceh Selatan. RU – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Kabupaten Aceh Selatan.

Pada Rabu, 21 Mei 2025, tim Satresnarkoba berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu dan meringkus dua tersangka di Desa Air Sialang Hilir, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan.

Dua pelaku yang diamankan adalah SH (50) warga Air Sialang Hilir yang diketahui merupakan residivis kasus narkoba, serta MF (38), warga Desa Jilatang, Kecamatan Samadua.

Keduanya berprofesi sebagai sopir dan diduga kuat sebagai pemilik sekaligus pengendali paket sabu yang dikirim dari Medan, Sumatera Utara.

Kasus ini terungkap berkat informasi dari seorang sopir travel yang curiga terhadap sebuah paket mencurigakan yang dibawa penumpang dari Medan.

Setelah dibuka, paket tersebut ternyata berisi empat paket sabu seberat brutto 4,08 gram. Sopir tersebut kemudian langsung melapor kepada Satresnarkoba Polres Aceh Selatan, yang segera menindaklanjuti dengan penyelidikan dan penangkapan.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Yunus menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pengguna maupun pengedar narkoba.

“Tidak ada tempat bagi pelaku penyalahgunaan dan pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Aceh Selatan. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu,” tegasnya, Kamis (22/05/2025).

Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya empat paket sabu, dua unit handphone, uang tunai sebesar Rp400 ribu, potongan besi sebagai pemberat, dan kotak pembungkus.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Aceh Selatan dan akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Satresnarkoba Polres Aceh Selatan terus menggencarkan upaya pemberantasan peredaran narkoba melalui patroli, penyelidikan, dan kerja sama dengan masyarakat.

Kasus ini menjadi bukti penting bahwa sinergi antara warga dan kepolisian mampu mencegah peredaran narkotika yang merusak generasi bangsa.(*)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...