Bupati Pijay Ikut Lepas CJH Kloter Lima di Asrama Haji Banda Aceh

Bupati Pijay Ikut Lepas CJH Kloter Lima di Asrama Haji Banda Aceh
  • CJH Termuda 18 Tahun, Tertua 94

Banda Aceh. RU – Sebanyak 393 Calon Jamaah Haji (CJH) kloter 5 dari Provinsi Aceh, diberangkatkan ke Tanah Suci (Mekah) pada hari ini Kamis (22 Mei 2025) sore.

Kloter 5 CJH tersebut berasal dari beberapa Kabupaten, Pidie Jaya dengan jumlah 165 orang, Nagan Raya 117 orang, Aceh Barat Daya 62 orang, Aceh Besar 42 orang, Aceh Utara 1 orang, dan diikuti Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sebanyak 4 orang, serta Petugas Haji Daerah (PHD) 2 orang.

Acara pelepasan keberangkatan CJH kloter 5 ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, dan Sekda Nagan Raya, Ir. H. Ardimartha.

Bupati Sibral Malasyi yang secara resmi melepas keberangkatan CJH kloter 5 di Gedung Asrama Haji Banda Aceh itu berpesan kepada jamaah untuk selalu bersama dengan rombongan dan tidak terpisah.

“Kita tidak menginginkan adanya jamaah kita yang terpisah dan tersesat dalam rombongan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sibral Malasyi juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh dan Panitia Haji Daerah (PHD) kepada para jamaah haji.

Dihadapan para CJH, Ia juga menyampaikan agar para jamaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan agar mudah dalam melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

“Kami selalu mendoakan kepada jamaah dalam kondisi sehat semoga rukun dan wajib hajinya terlaksana dan mendapatkan ridho Allah SWT,” tutupnya.

Sebagai informasi, bahwa CJH Kloter 5 kali ini adalah Muhammad Wali Syadikin bin Idris yang berusia 18 tahun dari Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, sedangkan jamaah tertua adalah Khali binti Muhammad Amin berusia 94 tahun dari Merdu, Kabupaten Pidie Jaya.(T014)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...