Takziah Ke Rumah Duka, Wali Kota Illiza Kenang Sosok Alta Zaini

Takziah Ke Rumah Duka, Wali Kota Illiza Kenang Sosok Alta Zaini

Banda Aceh. RU – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Keuchik Gampong Lampulo Alta Zaini bin Anzib.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kota Banda Aceh tersebut saat bersilaturrahmi dalam rangka Takziah ke Rumah Duka, di Gampong Lampulo, Rabu (14/05/2025).

Suasana haru menyelimuti kunjungan dan takziah tersebut, bahkan Wali Kota Illiza tak kuasa menahan tangis saat istri Almarhum Alta Zaini menyambut dirinya dengan pelukan sambil menangis.

“Tetap sabar dan ikhlas ya buk atas ujian ini, saya secara pribadi dan pemerintahan juga turut merasa kehilangan sosok Bang Alta, semoga amal ibadah beliau di terima disisi Allah SWT,” ungkap Illiza kepada istri almarhum.

Dalam sambutannya Wali Kota Illiza menceritakan kenangan dirinya bersama Bang Alta Zaini baik di pemerintahan maupun dalam berorganisasi.

“Saya mengenal Bang Alta dari sebelum menjadi Keuchik, Ia sosok yang optimis dan menginspirasi semua orang terkhusus Keuchik dan juga warga di Kota Banda Aceh,” kata Illiza

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Illiza berdoa bersama (tahlilan) dan juga mendengarkan tausiah singkat dari Tgk Mursalin Basyah.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...