Pemerintah Aceh Timur Resmikan Kantor Pelayanan di Kecamatan Birem Bayeun

Pemerintah Aceh Timur Resmikan Kantor Pelayanan di Kecamatan Birem Bayeun
  • Bukti Komitmen Bupati Iskandar Usman Alfarlaky

Idi. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meresmikan Kantor Pelayanan Administrasi Kependudukan, Perizinan, dan Pertanahan di Kecamatan Birem Bayeun.

Keberadaan kantor ini merupakan bagian dari visi Bupati untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan serta memudahkan akses layanan publik bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky mengatakan, inisiatif ini bukan terjadi begitu saja, melainkan telah menjadi bagian dari komitmennya sejak masa kampanye.

“Saya pernah sampaikan di Rantau Selamat, Sungai Raya, dan Birem Bayeun, bahwa jika kami terpilih, akan kami upayakan kantor pelayanan ini untuk memangkas jarak dan biaya masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi,” kata Alfarlaky, Rabu (14/05/2025).

Ia menerangkan, sebelumnya masyarakat dari wilayah seperti Simpang Jernih harus menempuh perjalanan hingga empat jam ke pusat pemerintahan di Idi. Kini, dengan hadirnya kantor layanan di Birem Bayeun, waktu tempuh bisa dipangkas menjadi sekitar satu setengah hingga dua jam.

Layanan yang tersedia tidak hanya terbatas pada pengurusan KTP, KK, dan akta-akta sipil, tetapi juga mencakup perizinan usaha dan urusan pertanahan seperti pembuatan sertifikat.

“Kantor ini juga telah dilengkapi dengan jaringan internet yang memadai untuk menunjang pelayanan digital,” cetus Al- Farlaky.

Dirinya juga mengingatkan seluruh jajaran terkait agar tidak memperlambat proses administrasi. Ia meminta para kepala desa (geuchik) dan camat untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam membantu masyarakat.

“Camat harus mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pelayanan keliling, Bupati menyampaikan bahwa usulan mobil layanan keliling dari para geuchik di Rantau Selamat dan Simpang Jernih telah masuk dalam agenda pemerintahan.

Kendaraan pelayanan yang akan diadakan nantinya tidak hanya untuk administrasi kependudukan, perizinan, dan pertanahan, tetapi juga dimaksudkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam membayar pajak.

“Ini bagian dari urat nadi keuangan daerah. Jadi kita minta dukungan dari para camat dan geuchik agar ikut mensosialisasikan pentingnya membayar pajak kendaraan dan PBB. Tanpa partisipasi aktif dari masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” tutup Bupati Aceh Timur.(HB012)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...